NEWS ICT

CYBERCITY

Cyber city merupakan salah satu konsep kota modern berbasis teknologi informasi yang kini telah banyak diterapkan di sejumlah kota besar di seluruh dunia. Ini adalah konsekuensi logis dari meningkatnya kebutuhan masyarakat yang ingin mengakses informasi dan berkomunikasi dengan mudah dan cepat.
Sebagai bagian dari masyarakat dunia modern, bangsa Indonesia sudah saatnya menerapkan konsep cyber city untuk memenuhi kebutuhan warganya dalam mengakses internet secara lebih luas dan tidak lagi terbatas pada kalangan tertentu saja. Bagaimanapun juga bangsa Indonesia kini berada dalam abad informasi dimana setiap orang memiliki peluang yang sama untuk menjalin pergaulan secara luas baik nasional maupun internasional. Implementasi cyber city juga bisa membantu masyarakat dalam memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi. Dalam hal ini, masyarakat akan semakin pandai menggunakan internet dalam jumlah yang besar. Pemasangan hot spot Wi-Fi (wireless fidelity) di sejumlah tempat terbuka seperti taman-taman kota, tempat-tempat olahraga, lokasi bandara, pelabuhan, terminal bis, pusat-pusat perbelanjan modern dan tempat-tempat wisata lainnya akan semakin memudahkan masyarakat untuk beraktifitas secara lebih leluasa dalam satu waktu yang bersamaan.

CYBER CITY DI INDONESIA

Cyber city merupakan salah satu konsep kota modern berbasis teknologi informasi yang kini telah banyak diterapkan di sejumlah kota besar di seluruh dunia. Ini adalah konsekuensi logis dari meningkatnya kebutuhan masyarakat yang ingin mengakses informasi dan berkomunikasi dengan mudah dan cepat.

 

Sebagai bagian dari masyarakat dunia modern, bangsa Indonesia sudah saatnya menerapkan konsep cyber city untuk memenuhi kebutuhan warganya dalam mengakses internet secara lebih luas dan tidak lagi terbatas pada kalangan tertentu saja. Bagaimanapun juga bangsa Indonesia kini berada dalam abad informasi dimana setiap orang memiliki peluang yang sama untuk menjalin pergaulan secara luas baik nasional maupun internasional. Implementasi cyber city juga bisa membantu masyarakat dalam memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi. Dalam hal ini, masyarakat akan semakin pandai menggunakan internet dalam jumlah yang besar. Pemasangan hot spot Wi-Fi (wireless fidelity) di sejumlah tempat terbuka seperti taman-taman kota, tempat-tempat olahraga, lokasi bandara, pelabuhan, terminal bis, pusat-pusat perbelanjan modern dan tempat-tempat wisata lainnya akan semakin memudahkan masyarakat untuk beraktifitas secara lebih leluasa dalam satu waktu yang bersamaan.

Beberapa kota yang sudah melakukan perancangan cybercity selain Makassar dan Pangkal Pinang antara lain, Malang Cyber City (MCC), Sukabumi Cyber City (SCC), Bandung Cyber City (BCC), Yogya Cyber City (YCC), Solo Cyber City (SCC), Denpasar Cyber City (DCC) ,Cianjur Cyber City (CCC) , dan Bogor Cyber City (BCC)

GAMBAR MAN


TIPS MENCARI DENGAN SEARCH ENGINE DI INTERNET

Tips Singkat Ber-Search Ria dengan Search Engine Berikut adalah trik-trik singkat bagaimana mencari informasi dengan GOOgle, sebuah Search Engine yang cukup terkenal, dengan keyword yang kita masukkan. Kecepatan dan kesesuaian data sebuah mesin pencari dengan apa yang kita maksudkan bergantung pada bagaimana kita memasukkan keyword dalam pencarian. Misalnya Anda mempunyai akan mencari informasi tentang membuat website, hasil pencarian keyword : “membuat website” dengan : membuat website (tanpa tanda kutip) akan berbeda. Berikut caranya. 

Menggunakan Tanda Kutip ” “.Misalnya mencari keyword : “membuat website”

  1. Menggunakan symbol + dan -.Kata yang diawali dengan + adalah untuk kata yang disyaratkan harus ada pada hasil pencarian. sedangkan yang diawali tanda – adalah kata yang tidak dikehendaki ada dalam hasil pencarian. Misalnya Anda mencari keyword : website PHP. Jika Anda menghendaki selain website PHP maka penulisannya : +website -PHP.
  2. Mencari Pada Website Tertentu Saja. Gunakan keyword site:URL situs. Misalnya mencari keyword website PHP pada http://www.bikinsitus.com, masukkan keyword : website PHP site:www.bikinsitus.com. Gampang kan?
  3. Mencari file dalam format tertentu saja. Gunakan keyword filetype:. Misalnya keyword : website PHP filetype:pdf.
  4. Mencari definisi suatu istilah. Gunakan keyword define:. Misalnya ingin mengetahui definisi website, ketiklah : define:website.
  5. Mencari Gambar. Gunakan keyword pict atau picture. Misalnya Anda ingin mencari gambar Ronaldo, ketiklah : Ronaldo picture.
  6. Mencari berdasarkan Kategori. Anda harus masuk ke halaman tertentu dari Google, yaitu http://www.google.com/dirhp.
Segitu saja yah tips-nya. Biar lebih efektif bagi yang saben nyari di internet pake Search Engine, sekarang gak binun lagi kan?
CATATAN : Kalau seandainya saja kita mencari sebuah keyword di sebuah Search Engine tidak pernah bisa menemukan apa yang kita maksud, mungkin kita bisa pakai SE lain. Misalnya kalau pakai Google nggak nemu-nemu seperti yang kita cari padahal sudah dicoba berbagai kombinasi keyword dan berbagai trik, cobalah mengetikkan keyword2 tadi pada SE lain semisal Yahoo atau Ask, kemungkinan hasil yang berbeda selalu ada meskipun kita pakai keyword yang sama.Tips “Mencari” dengan search engine Mencari dengan kata tertentu
Proses pencarian pada mesin pencari dilakukan dengan menggunakann kata kunci pencarian yang kita masukan sebagai acuan. Kata kunci yang dimasuukan dapat terdiri dari satu kata atau lebih. Kata yang dimasukan dapat juga berupa frasa. Frasa adalah gabungan dari beberapa kata yang membentuk satu arti. Pada bahasan berikutnya akan dijelaskan mengenai pencarian dengan frasa.
Perlu diketahui bahwa mesin pencari google tidak membedakan huruf kecil dan huruf kapital dari kata kunci yang kita masukan. Sebagai contoh, kata kunci “tsunami”, “Tsunami”, “TSUNAMI” dan “TsUnaMI” akan memberikan hasil yang sama.Dalam melakukan pencarian , google akan mengabaikan kata-kata umum, seperti kata “dan”, “yang”, dan sebagainya.hal ini berlaku juga untuk pencarian dalam bahasa inggris. Google akan mengabaikan kata-kata umum seperti “is”, “would”, “and”, dan sebagainya. Mesin pencari google tidak dilengkapi dengan fasilitas stem atau wildcard. Google akan melakukan pencarian menggunakan kata kunci yang persis seperti kata kunci yang kita masukan. Melakukan pencarian dengan menggunakan kata kunci “sam” tidak akan memberikan hasil pencarian “sammy” , “Samuel” atau lainnya. 

 

Keberhasilan kita mendapatkan informasi yang kita cari sangat tergantung pada kemampuan kita memilih kata kunci pencarian yang tepat, karena itu untuk mebatasi atau mempersempit hasil pencarian, maka kita harus memasukan lebih banyak kata kunci yang behubungan dengan informasi yang ingin kita dapatkan.

Masalah yang sering kita temukan dalam melakukan pencarian informasi menggunakan mesin pencari adalah terlalu banyak hasil yang tidak berkaitan atau yang tidak kita perlukan. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan menggunakan kata “AND” dalam kata kunci pencarian. Kata kunci “AND” ditambahkan dengan menggunakan symbol tambah (+). Sebagai contoh kita dapat melakukan pencarian dengan menggunakan kata kunci “lirik+lagu+ungu”.

Terkadang dalam melakukan pencarian, kita tidak menemukan dokumen yang kita cari dengan menggunakan kata-kata tertentu. Jika hal ini terjadi, bukan berarti informasi yang kita cari tidak ada. Yang perlu kita lakukan adalah bagaimana mencari dengan menggunakan kata kunci pencarian yang lebih tepat atau lebih spesifik. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan ubtuk mengatasi masalah tersebut.
● gunakan singkatan atau kepanjangan dari kata yang kita masukan, misalnya MU atau  Menchester United.
● buanglah kata kunci pencarian yang tidak terlalu diperlukan, misalnya, “BNI 46” menjadi “BNI”
● gunakan kata “OR” Kata kunci yang kita gunakan sering kali mempunyai sinonim, atau istilah yang sama. Misalnya Setan Merah dengan Manchester United, Kejahatan Internet dengan Cybercrime.

Pencarian menggunakan frasa
Kadang kala kata kunci pencarian yang kita gunakan dapat berupa frasa. Frasa adalah gabungan dari beberapa kata yang membentuk satu arti. Pencarian menggunakan frasa tidak dapat dilakukan dengan cara memasukan kata kunci pencarian. Bila kata kunci yang digunakan merupakan frasa, kita harus menambahkan tanda kutip ganda di awal dan di akhir frasa tersebut. Pencarian menggunakan frasa sangat bermanfaat untuk mempercepat pencarian jika kita mencari istilah atau ucapan terkenal, atau nama sesuatu atau seseorang. Kadang-kadang kata kunci frasa yang digunakan disertai dengan karakter-karakter lain, seperti tanda minus, garis miring, titik, tanda sama dengan, dan apostrof sebagai penghubung frasa. Google akan mengenali tanda-tanda tersebut jika terdapat di frasa yang dimasukan.

Catatan: agar mepermudah dalam pencobaan, penulis menulis semua contoh langakah –langkah berikut pada google berbahasa Indonesia (www.google.co.id)

Berikut adalah langkah contoh penggunaan frasa dalam kata kunci pencarian.

  1. tampilkan mesin pencari di google browser. (www.google.co.id)
  2. ketikan frasa yang hendak dicaari dalam kotak pencarian dengan memberi tanda kutip (“) di depan dan di belakang frasa tersebut, misalnya “batu ginjal”.
  3. klik tombol mesin cari google atau tekan tombol enter di keyboard untuk melanjutkan proses pencarian.
  4. mesin pencari hanya akan mencari dan menampilkan dokumen-dokumen yang berisi frasa batu ginjal.

Selain dengan penambhan tanda kutip (“)secara manual yang dilakkan di atas, kita juga dapat melakukan pencarian frasa dengan menggunakan pencarian canggih (advance search). Langkah untuk melakukannya adalah sebagai berikut.

  1. klik teks “pencarian canggih” pada halaman depan google. Halaman pencarian canggih akan ditampilkan
  2. ketiklah frasa yang hendak dicari ke dalam kotak teks “dengan frasa yang tepat”.
  3. klik tombol “mesin cari google” atau tekan tombol enter untuk memulai pencarian.
  4. mesin pencari hanya akan mencari dan menampilkan dokumen-dokumen yang berisi frasa yang kita masukan dalam kata kunci pencarian.

Menggunakan fungsi pengecualian
Terkadang pada saat kita melakukan pencarian, ada kata-kata pengganggu yang membuat pencarian kita tidak fokus. Misal kita ingin melakukan penelitian mengenai “kupu-kupu”. Saat melakukan pencarian, “kupu-kupu malam”ikut dalam hasil pencarian. Kata “malam” adalah kata pengganggu yang perlu kita hilangkan dalam hasil pencarian untuk medapatkan hasil yang lebih fokus.

Kita dapat menghilangkan kata pengganggu dalam hasil pencarian dengan langkah sebagai berikut.

  1. tampilkan mesin pencari google di browser.
  2. klik teks “pencarian canggih.”
  3. pada persoalan di atas ketik kata kunci pencarian ”kupu-kupu” pada kotak teks “dengan semua kata-kata”
  4. di kotak teks “tanpa kata-kata” ketiklah kata pengganggu “malam” yang ingin dihilangkan dalam hasil pencarian.
  5. klik tombol mesin cari google untuk memulai proses pencarian.

Mencari file dengan format tertentu

Halaman-halaman web terdiri dari file-file dengan format HTML (.htm). namun, saat ini beberapa mesin pencari dilengkapi dengan kemampuan untuk mencari file-file di internet dengan format tertentu, misalnya Adobe Acrobat (.pdf), file kompresi (.zip), Microsoft Word (.doc), Microsoft Excel (.xcl), Microsoft Power Point (.ppt), dan Rich Text Format (.rtf). karena itu, kita dapat mencari informasi yang disimpan dalam format tertentu.

Berikut adalah Langkah untuk mencari file dengan format tertentu dari google.

1. tampilkan mesin pencari google di browser, klik “pencarian canggih”
2. ketik kata kunci pencarian yang hendak dicari di kotak teks “dengan semua kata-kata”
3. pada kotak drop down “format file”, pilih format file yang anda inginkan.
4. tekan tombol “mesin cari google” untuk memulai proses pencarian
5. mesin pencari akan menunjukan hasil dengan format seperti yang anda inginkan.

Ringkasan Sejarah Perkembangan ICT di Negara Korea Untuk Pendidikan

Istilah “Perkembangan ICT untuk Pendidikan (Adapting ICT into Education)” di Korea dipakai dalam program reformasi pendidikan yang diumumkan pada tanggal 31 Mei 1995. Mempunyai arti sebagai berikut:

Merupakan kegiatan umum dan sistematis untuk merealisasi pendidikan yang lebih elastis, produktif dan efisien dari mendiversifikasi dan memperbaikkan isi, cara dan bentuk pendidikan dengan memanfaatkan ICT sebagai teknologi dasar dan digolongkan dengan 4 periode menurut sifat dan tingkat perkembangan sebagai berikut :

Tingkat pertama adalah periode permulaan. (sampai tahun 1985) mulai pendidikan kalkulator eletronik sebagai pendidikan di SMK untuk menyiapkan masyarakat adaptasi ICT dan media seperti penyiaran.

Tingkat kedua adalah periode perkembangan. (tahun 1986-1995) diumumkan undang-undang peluasan jaringan, pemajuan penggunaan dan dimulakan pembangunan jaringan. Komputer pribadi ditemukan di sekolah dan organisasi di seluruh Korea. Pembaikan kualitas pendidikan diperkuat melalui penggunaan komputer sebagai alat.

Tingkat ketiga adalah periode kenaikan. (tahun 1996-2000) dijalankan rencana sistematis ICT dilengkapi undang-undang dan sistem serta dibangun infrastruktur informasi pendidikan di SD, SMP dan SMU. sebagai contoh membangun sistem Edunet. Tingkat keempat adalah periode peluasan. (tahun 2001-2005) Korea mendirikan dasar informasi yang tingkatnya paling tinggi di dunia dan bermacam infrastruktur ICT dikembangkan.

Serajah perkembangan Adaptasi ICT di Korea bisa dibagi 4 tingkat. Isi konkrit periode sebagai berikut. :

1. Periode Permulaan (tahun 1970-1985, 15 tahun)

Setelah Korea meredeka tahun 1945, Adaptasi ICT, melibatkan IBM 1401 untuk menganalisa populasi. merupakan komputer pertama yang diimpor ke Korea. Pada tahun 1968 4 universitas mulai memakai UNIVAC (Universal Automatic Computer), dan komputer inilah yang pertama dipakai di sekolah.

Pada Juli 1970 didirikan dan diumumkan oleh perintah presiden bahwa butuhnya pendidikan kalkulator eletronik di SMP dan SMA. Maka pendidikan kalkulator eletronik dimasukkan di kurikulum wajib di sekolah.

Pada Desember 1971 Komputer dicatat sebagai komputer pertama yang ditempatkan di SD, SMP dan SMU di Korea. Kurikulum SMU diperbaiki dan diumumkan keputusan Mendikbud Nomor 350 pada Desember 1974.Hal ini berarti bahwa pendidikan komputer bukan lagi dianggap sebagai pendidikan spesial untuk kejuruan tetapi pendidikan umum.

Pada Maret 1972 didirikan The Korean National Open University (KNOU) untuk pendidikan kekal di Korea. Berikutnya penyiaran UHF TV (Ultra High Frequency Television), yaitu saluran khusus untuk penyiaran pendidikan pada Desember 1975. sebagai media pendidikan untuk menyelenggarakan pendidikan jarak jauh dengan efektif.

Masuk ke era 1980-an, dimulakan pelatihan TIK di sekolah dengan efisien. Fakultas pendidikan di Universitas Hanyang membuat “Jurusan Enjinir Pendidikan. Setelah pembuatan komputer 8 bit diselesaikan, disalurkan kepada SD, SMP dan SMU.

2. Periode Perkembangan (tahun 1986-1995, 10 tahun)

Banyak negara menginvestasikan uang ke ICT dan industri informasi untuk menuju masyakat adaptasi ICT. Maka diselenggarakan proyek pembangunan jaringan nasional, Khususnya jaringan NABIS (National Basic Information System) dibuat rencana dasar untuk mendirikan 5 jaringan, yaitu jaringan administrasi, keuangan, pendidikan dan kajian, sikuriti

Di dalam ‘Ide Total tentang Reformasi Pendidikan (Desember 1987)’, yaitu pemakaian komputer di sekolah dianjurkan untuk memperbaiki Teaching-Learning method di SD, SMP dan SMU,. Ide tersebut memasukkan cara untuk memberikan banyak kesempatan pendidikan komputer dan mengembangkan cara pelajaran untuk memakai komputer dan mengadop ICT untuk kejuruan.

pada 10 Desember 1988, dibentuk ‘Rencana untuk Mempromosi dan Mendukung Pendidikan Komputer di Sekolah’ pada Juli 1989. Lalu pendidikan komputer mulai diselenggarakan pada tingkat nasional, bukan lagi tingkat Depdikbud.

Setelah itu Departemen Pendidikan (Depdik) merevisi dan melengkapi ‘Rencana untuk Mendukung dan Melakukan Pendidikan Komputer di Sekolah’. perubahan lingkungan pendidikan komputer, jumlah sekolah.Perkembangan pada kurikulum pendidikan bisa dilihat dari hasil proyek. Kurikulum ‘Memakai Komputer’ dan ‘Menulis dengan Komputer’ untuk kelas 5 dan 6 di SD. Di SMP ditambah pelajaran komputer di mata pelajaran ‘Teknik dan Industri’ dan ‘Komputer’. Di SMU dimasukkan pelajaran ‘Komunikasi dan Informasi’ di dalam ‘Teknik’, pelajaran ‘Komputer’

Untuk adaptasi ICT dengan tingkat nasional dengan lebih Depdik memperkuat sistem promosi yang perlu untuk adaptasi ICT dan mendirikan atase komputer yang bertanggung jawab eksklusif Bersama itu, Dacom membuka servis ‘Chollian’, yaitu sistem servis informasi yang difokuskan abjad. KEDI mencoba membangun servis pendidikan melalui komunikasi komputer bersama dengan KT (Korea Telecom) sebagai contoh dan membuka EBS (Education Broadcasting Sistem), penyiaran khusus untuk pendidikan

3. Periode Kenaikan (tahun 1996-2000, 5 tahun)

‘Komite Promosi Adaptasi ICT’ diresmikan dengan Perdana Menteri Kurikulum pendidikan ketujuh pada Desember 1997 memasukkan pelajaran ‘Komputer’ kelas 5 dan 6 di SD, ke teknik dan rumah tangga di SMP dan SMU. Sesudah itu Pemerintah baru mengemukakan keinginan tegas untuk tergolong dalam 10 negara utama pengetahuan. Juni 1996. Korea Research Foundation juga mengadakan senter informasi kajian hi-tech sebagai organ buat adaptasi ICT.. Rencana itu untuk mengaktif kemampuan memakai informasi untuk guru pada tahun 1997, rencana untuk mendirikan perpustakaan elektronik umum pada Desember 1997, rencana untuk melaksanakan kepandaian informasi buat pelajar pada Mei 1999, rencana untuk memperkuat pendidikan ICT pada Februari 2000, rencana total tentang mempromosikan adaptasi ICT untuk perpustakaan pada Maret 2000 dan memfomulasikan indeksi untuk melaksanakan pendidikan ICT di SD, SMP dan SMU pada Agustus 2000.

Skema Perkembangan Adaptasi ICT untuk Pendidikan’ diset untuk menyelesaikan rencana total tentang penbuatan infrastruktur informasi sebagai hal sentral 2 tahun lebih dulu dan menjadikan Korea negara yang mempergunakan computer paling bagus di dunia.

Tujuan Adaptasi ICT adalah membesarkan orang yang kreatif untuk menyiapkan masyarakat adaptasi ICT. Adaptasi ICT untuk Pendidikan dalam tahun 2000, bukan sampai tahun 2002. SD, SMP dan SMU bisa memakai internet dengan gratis selama 5 tahun, anak-anak miskin didukung pendidikan ICT dan diberikan komputer gratis.

Pada September 1996 “Edunet”, yakni servis total tentang informasi pendidikan, mulai berjalan dan “RISS (Research Information Service System)” Pameran itu diganti namanya pada pameran e-Learning sejak tahun 2004 dan berkeliling ke kota dan provinsi utama setiap tahun.

Pada September 1997 pengajaran video jarak jauh (TeleEducation) dilancarkan sebagai contohnya di SD Naechon di Gangwon Provinsi dan guru bisa menjalankan pengajarannya dengan memakai situs sekolah dan situs pribadinya.

4. Periode Perluasan (tahun 2001-2005, 5 tahun)

Setelah Cyber Korea 21 yang diteruskan pemerintah sudah selesai, setiap rumah diadakan jaringan internet ultra high-speed dan jumlah pemakainya melebihi 10 juta pada November 2002. 4 tujuan utama sampai tahun 2005 di rencana ini adalah; 1) membesarkan kemampuan untuk menghadapi masyarakat berbasis pengetahuan, 2) mengasuh tenaga manusia industri yang kreatif, 3) mencapai kebudayaan informasi bersama dan 4) membuat struktur untuk mendukung hasil sintesis.

Juli 2001 kota dan provinsi komite ini membuat data pendidikan multimedia tentang buku yang diotorisasi buat SMP dan SMU, data buat latihan ICT dan dukungannya dan model Teaching-Learning method buat Adaptasi ICT untuk Pendidikan dan program latihan dan mendirikan struktur yang membolehkan membagi muatan pengajaran.

Pada Mei 2002 diselesaikan struktur sharing informasi pendidikan di seleruh Negara. Setelah dibuka Central Teaching-Learning Center-Edunet pada September 2004 Hasil proyek Adaptasi ICT yaitu Keanekaragaman dan kualitas Teaching-Learning yang memakai ICT lebih dari 10 % pada semua kurikulum pendidikan sejak Maret 2001. Setiap sekolah bisa membuat dan mengelola situs sendiri dan semua guru dan pelajar menggunakan email sehari-hari. Jumlah anggota Edunet melibihi 5 juta dan Edunet menjadi servis total informasi pendidikan yang standarnya paling tinggi dan mendukung pendidikan di SD dan strategi untuk membesarkan tenaga manusia istimewa yang bisa memimpin abad 21 5 tugas dianjurkan dan sedang dilakukan; 1) memperluaskan basis e-Learning untuk mengaktifkan pendidikan yang mempergunakan ICT, 2) menyebar pemakaian bersama data studi dan kajian, 3) mengimpor ERP (Enterprise Resource Planning), 4) memperkuat sistem untuk mempromosi adaptasi ICT dan 5) membuat lingkungan cyber sehat

Bidang ICT untuk administrasi mencapai perkembangan lain bersama dengan rencana untuk mendiri e-Government. Pada Maret 2001 diumumkan undang-undang dan peraturan pelaksanaan untuk mempromosi adaptasi ICT untuk kerjaan administrasi untuk merealisasi e-Government.

Tanggal 1 Maret 2004 dibuka sistem e-Learning yang menyiarkan pendidikan khusus per tingkat, tingkat dasar, tingkat menengah dan tingkat lanjut melalui EBS, yaitu penyiar umum hanya untuk pendidikan, membuat video pesan dan memberikan servisnya lewat internet.

Pada September 2004 MOE memulakan berbagai proyek untuk memperluaskan dan mengembangkan e-Learning. Struktur untuk mendukung pelajaran cyber di rumah dimulakan pada September 2004. Seperti yang dijelaskan di atas, Korea muncul sebagai negara yang paling kuat di bidang informasi dan paradigma masyarakat sedang dibuat sesuai dengannya. Di bidang pendidikan, paradigma pendidikan akan dikembangkan melalui e-Learning.

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

Konsep Dasar Informasi

Beda antara data dan informasi

DATA

INFORMASI

  1. Merupakan bahan baku yang harus diolah lebih dulu
  2. Bentuknya berupa huruf, simbol, bentuk (figur) atau angka-angka yang berupa fakta
  3. Diperoleh dari hasil pengamatan
  1. Merupakan data yang telah diolah dan berguna bagi pemakainya untuk mengambil keputusan.
  2. Bentuknya dapat berupa laporan tertulis atau pemberitahuan lisan (misal: pendapat ahli).
  3. Diperoleh dari hasil analisis data dengan menggunakan metode obyektif.
  • Sesudah informasi dihasilkan, terdapat tindak lanjut informasi yakni mengkomunikasikannya sehingga informasi berkaitan erat dengan komunikasi.
  • Kegunaan informasi : untuk mengurangi ketidakpastian dalam proses pengambilan keputusan tentang suatu keadaan.
  • Nilai informasi ditentukan oleh : (1) manfaat; (2) biaya; dan (3) kualitas. Artinya, informasi dianggap bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkannya.
  • Informasi yang bernilai adalah informasi yang dapat mengakibatkan perubahan dalam tindakan yang diambil pengambil keputusan.

Kualitas informasi tergantung pada 3 hal :

  1. Akurat : informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bias atau menyesatkan.
  2. Tepat waktu : informasi ada pada saat dibutuhkan karena informasi yang sudah usang tidak mempunyai nilai lagi.
  3. Relevan : informasi tersebut mempunyai manfaat bagi pemakainya dan relevan untuk berbagai pihak.

SEJARAH TEKNOLOGI INFORMASI

�   Masa Prasejarah (…s.d. 3000 sM)

Teknologi Informasi yang dikembangkan pada masa ini berfungsi sebagai sistem untuk pengenalan bentuk-bentuk yang mereka kenal, mereka menggambarkan informasi yang mereka dapatkan pada dinding-dinding gua, tentang berburu dan binatang buruannya. Pada masa ini mereka mulai melakukan pengidentifikasian benda-benda yang ada disekitar lingkungan mereka tinggal dan mewakilinya dengan bentuk-bentuk yang kemudian mereka lukis pada dinding gua tempat mereka tinggal, karena kemampuan mereka dalam berbahasa hanya berkisar pada bentuk suara dengusan dan isyarat tangan sebagai bentuk awal komunikasi mereka pada masa ini.

�   Masa Sejarah (3000 sM s.d. 1400-an M)

Kemajuan teknologi informasi secara tertulis dengan ditemukannya huruf yang berupa simbol, seperti piktograf (Sumeria) dan Hieroglif (Mesir). Kemudian ditemukan kertas dari serta papirus sebagai media menulis yang lebih kuat dibandingkan dari tanah liat. Tahun 105 M ditemukan kertas seperti yang digunakan sekarang.

Tahun 1455 ditemukan mesin cetak yang menggunakan plat huruf dari besi.

Tahun 1830 Augusta Lady Byron dan Charles Babbage menulis program komputer yang pertama di dunia yang mampu memasukan dan mengolah data serta menghasilkan input berupa kartu.

Perkembangan teknologi informasi didukung pula oleh perkembangan pesat media komunikasi mulai dari sistem Morse (telegraf), film, telepon, sistem fotografi, pita magnetis, televisi, komputer digital, satelit, sistem komunikasi berbasis jaringan, dan kemudian internet (1973).

�    Masa Modern (1400-an M … sekarang)

Perkembangan internet sebagai basis teknologi informasi dan komunikasi. Pada mulanya internet hanya digunakan di kalangan militer (sistem jaringan pemboman dan peluncuran peluru kendali/nuklir). Kemudian sejak 1973 � sekarang, internet mulai dikembangkan bagi masyarakat luas yang ditandai dengan dibentuknya komunitas internet (1992) yang disebut World Wide Web (www); penyediaan jasa layanan internet menyangkut direktori dan penyimpanan database; dan didirikannya provider (penyedia layanan internet).

SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER

  • Aplikasi TI yang pertama digunakan adalah dalam bidang akuntansi keuangan yang disebut dengan Sistem Pemroses Data yang memungkinkan organisasi untuk mengumpulkan, mencatat, dan mengukur semua transaksi operasional.
  • Sistem Pemroses Data berfungsi sebagai database terintegrasi yang menghimpun informasi, tapi tidak banyak berperan untuk pengambilan keputusan.
  • Perkembangan selanjutnya adalah dibentuknya Sistem Informasi Berbasis Komputer yang bertujuan memberikan informasi untuk kebutuhan yang sifatnya umum dan menyeluruh.
  • Sistem Informasi Berbasis Komputer terdiri dari komponen-komponen:
  1. Hardware : perangkat keras komputer untuk melakukan input, proses, dan output data.
  2. Software :  program dan instruksi yang diberikan komputer.
  3. Database :  kumpulan data dan informasi yang diorganisasikan sehingga mudah diakses oleh pengguna.
  4. Telekomunikasi : komunikasi yang menghubungkan antarpengguna sistem dengan sistem komputer secara bersama-sama dalam suatu jaringan kerja yang efektif.
  5. Orang :   personel dari informasi yang meliputi manajer, analis programer, operator, dan penanggungjawab perawatan.
  6. Prosedur : metode dalam menggunakan sistem informasi berbasis komputer, antara lain menyangkut otorisasi.

PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK)

Tidak bisa dipungkiri, keberadaan komputer saat ini bukan lagi merupakan barang mewah, Alat ini sudah digunakan di berbagai bidang pekerjaan, termasuk dalam dunia pendidikan.

Pengenalan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), diharapkan dapat membuat perubahan pesat dalam kehidupan yang mengalami penambahan dan perubahan dalam penggunaan beragam produk TIK.

Melalui perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi, kita bisa mencari, mengeksplorasi, menganalisis, dan saling tukar informasi secara efisien dan efektif. TIK akan memudahkan kita, mendapatkan ide dengan cepat dan bertukar pengalaman dari berbagai kalangan.

Dengan demikian, diharapkan dapat mengembangkan sikap inisiatif dan kemampuan belajar mandiri, sehingga kita dapat memutuskan dan mempertimbangkan sendiri kapan dan dimana penggunaan TIK secara tepat dan optimal, termasuk implikasinya saat ini dan di masa yang akan datang.

Teknologi Informasi dan Komunikasi mencakup dua aspek, yaitu Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi. Teknologi Informasi, meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi.

Sedangkan Teknologi Komunikasi merupakan segala hal yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya.

Oleh karena itu, Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi adalah suatu padanan yang tidak terpisahkan  yang mengandung pengertian luas tentang segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, dan transfer/pemindahan informasi antar media.

Secara khusus, tujuan mempelajari Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah:

  1. Menyadarkan kita akan potensi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang terus berubah sehingga termotivasi untuk mengevaluasi dan mempelajari teknologi ini sebagai dasar untuk belajar sepanjang hayat.
  2. Memotivasi kemampuan kita agar bisa beradaptasi dan mengantisipasi perkembangan TIK, sehingga bisa melaksanakan dan menjalani aktifitas kehidupan sehari hari secara mandiri dan lebih percaya diri.
  3. Mengembangkan kompetensi kita dalam menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk mendukung kegiatan belajar, bekerja, dan berbagai aktifitas dalam kehidupan sehari hari.
  4. Mengembangkan kemampuan belajar berbasis TIK, sehingga proses pembelajaran dapat lebih optimal, menarik, dan mendorong kita lebih terampil dalam berkomunikasi, terampil mengorganisasi informasi, dan terbiasa bekerjasama.
  5. Mengembangkan kemampuan belajar mandiri, berinisiatif, inovatif, kreatif, dan bertanggung jawab dalam penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk pembelajaran, bekerja, dan pemecahan masalah sehari hari.

Saat ini Depdiknas mempunyai program pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi secara besar besaran. Ada tiga posisi penting Depdiknas dalam program pengembangan TIK, yaitu:

  1. Bidang kejuruan, TIK menjadi salah satu jurusan di SMK. Pengembangan TIK secara teknis baik hardware dan software masuk dalam kurikum pendidikan. Dibentuknya ICT center di seluruh Indonesia. Untuk menghubungkan sekolah sekolah di sekitar ICT center dibangun WAN (Wireless Area Network) Kota.
  2. Pustekkom, sebagai salah satu ujung tombak dalam pengembangan TV pendidikan interaktif, E learning dan E SMA. Program ini bertujuan untuk mempersempit jurang perbedaan kualitas pendidikan antara kota besar dengan daerah.
  3. Jardiknas (Jejaring Pendidikan Nasional), bertujuan untuk mengintegrasikan kedua program di atas agar terbentuk sebuah jaringan yang menghubungkan semua sekolah di Indonesia.

Sehingga diperkirakan di masa depan semua sekolah di Indonesia akan terkoneksi dengan internet. Melihat program yang diadakan oleh Depdiknas kita bisa memanfaatkan fasilitas tersebut karena bersifat terbuka.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: